.Suatu hari ada anak yang bernama Akira dan Amira. dia kembar lho.. tetapi ada bedanya juga sih… Suatu hari ketika Amira sedang menata meja hias nya yang berantakan. Akira mendekati Amira.. “Heeii Amira!!! Aku punya seseatu buat kamu!” teriak Akira.. Lalu Amira mendekati Akira..
“Kenapa sih Akira!! jangan bikin rahasia-rahasiaan deh cepet kasih tau” Balas Amira
“Eiittt… Jangan dulu tunggu besok ya” seru Akira.
“Emang kenapa besok?” tanya Amira.
“Udah pokoknya hari yang spesial” Seru Akira..
Lalu Amira Pergi meninggalkan Akira dan dia menuju ke ruang Tamu.
Tiba tiba mama mendekati Amira yang sedang murung.. “Hey Amira kenapa sih kamu? murung aja!” ucap mama.
“Ini loh mah memang besok hari spesial apa sih?” Tanya Amira.
Lalu mama tidak menjawabnya.
Lalu beberapa menit kemudian. Akira mendekati mama dan Amira.. “Hahahahaha hey Amira mama dan seluruh di kampung ini nggak akan ngasih tau kamu besok hari spesial apa!!” Seru Akira.
“memang Kenapa sih? aku ngak boleh tau!!!. Pasti Kalian mau meninggalkan aku ya sendiri” Seru Amira kesal.
“Tidak tidak bukan begitu” Balas Akira yang tidak mau kalah.
“Sudah sudah jangan berantem” Ucap mama.
“Ini loh maa” Mereka saling senggol senggolan.
Akhirnya hari spesial yang dinantikan oleh Amira datang.. “Maahh kok di depan rame sih?” tanya Amira sambil melihat ke jendela.
“Hahahahaha… Lihat saja nanti” balas mama sambil menghelus rambut Amira.
“Amira kamu mau tau?” tanya Akira
“Ihh emang apa?” Tanya Amira kesal.
“Itu loh sekarang kan hari ulang tahun kamu Amira!!!” Seru Akira.
“Hah? Bener?” Tanya Amira bingung..
“Iyaaa…”
Setelah semua sudah pulang Amira Menuju Ke tempat tidurnya.. Sambil Merebahkan Tubuhnya Amira Menelepon Papanya.. “Paah Kok papah ngak pulang pulang sih?” tanya Amira.
“Maaf sayang papah banyak urusan” Jawab papa.
Dengan rasa kecewa Amira menutup teleponnya.
“Mamaah” Teriak Amira.
“Kenapa sayang?” Tanya mama..
“Papah kapan pulang maah kapann??” Tanya Amira kesal dan segera memeluk mamahnya itu.
“Iya sayang” Ucap mama Ikut ikutan sedih.
Akhirnya Beberapa Hari kemudian Papa Pulang. Kami memeluk papa tapi papa kayaknya lagi kecewa berat.
“Kenapa sih mas?” tanya mamah sambil memijit kaki papa.
“ini loh bu.. perusahaan papah bangkrut” Seru papa sedih..
“Masya allah paah” Ucap mama sedih..
Amira dan Akira yang tidak sengaja mendengar pembicaraan papa dan mama. Juga menangis dan Mereka berdua memeluk papa.. “Papah Kalau kita diusir dari kampung ini bagaimana pah? kita tinggal di mana” Ucap Amira sedih.
“Iya sayang. Papah juga bingung” Ucap papa.
Akhirnya benar apa yang Dibicarakan oleh Amira.. Mereka diusir dari kampung PinkyStar. Dengan perasaan kecewa Amira membantu kedua orangtuanya. Hingga mereka bangkit kembali dan akhirnya mereka Hidup bahagia.
Cerpen Karangan: Anggia Leksa Putri
Facebook: anggia leksa p sudarya
Ini merupakan cerita pendek karangan Anggia Leksa Putri, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya di: Anggia Leksa Putri untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatan penulis, jangan lupa juga untuk menandai Penulis cerpen Favoritmu di Cerpenmu.com!
